Jumat, 30 April 2010

.......Waktu Yang Tepat..........

Hari Ini Adalah Waktu Yang Tepat Untuk Mempersembahkan Yang Terbaik Untuk Tuhan Yesus Dalam Kehidupanmu

Apa yang kau cari selama ini dalam hidupmu sahabatku orang-orang muda? semua yang kau cari dalam hidup ini akan sia-sia jika kita melupakan Yesus Kristus dalam kehidupan kita saat ini.

Pertama, jadilah sahabat terbaik bagi Yesus Kristus dalam hidupmu dalam pergumulan permohonan doamu setiap pagi dan malam, karna esok pagi engkau tidak mengetahui esok pagi akan lebih baik daripada hari ini apa tidak. Oleh karena itu serahkanlah hari-hari dalam kehidupanmu bersama Yesus Kristus. Jadikanlah dia mutiara kehidupanmu dalam hidupmu hari ini.

Apapun yang menjadi impian dalam hidupmu harus kau raih bersama Yesus Kristus, semuanya bisa kau dapatkan jika memang kau mau berserah dan bersyukur bahwa masih ada seorang sahabat dan penolong yang setia membimbingmu sampai di akhir tujuan hidupmu yaitu, keselamatan jiwamu.

Waktu yang bergulir dalam kehidupanmu harus kau pergunakan dengan baik dan jadikan hari-hari dalam kehidupanmu untuk dipersembahkan kepada Yesus Kristus sebagai Laskar Kristus yang bergerak dalam peperangan rohani dan memberitakan namaNya, ajaranNya, Kasih KaruniaNya kepada semua orang yang belum mengenal tentang Tuhan Yesus.

Hari ini adalah waktu yang tepat untuk mempersembahkan dirimu menjadi Laskar Kristus dalam memberikan yang terbaik dalam kehidupanmu sebagai ucapan syukur kepada Tuhan Yesus atas semua Kasih KaruniaNya.

•».. Kuduskanlah hari-hari sabat-KU, sehingga itu menjadi peringatan diantara AKU dan kamu, supaya orang mengetahui bahwa AKUlah TUHAN ALLAHmu.. ~

Happy Sunday .
Tuhan Memberkati Kita Semua

Kamis, 29 April 2010

FAMILY

Saya bersenggolan dengan seorang yang tidak dikenal ketika ia lewat.

“Oh, maafkan saya” adalah reaksi saya.

Ia berkata, “Maafkan saya juga; Saya tidak melihat Anda.”

Orang tidak dikenal itu, juga saya, berlaku sangat sopan. Akhirnya kami berpisah dan mengucapkan selamat tinggal.

Namun cerita lainnya terjadi di rumah, lihat bagaimana kita memperlakukan orang-orang yang kita kasihi, tua dan muda.

Pada hari itu juga, saat saya tengah memasak makan malam, anak lelaki saya berdiri diam-diam di samping saya. Ketika saya berbalik, hampir saja saya membuatnya jatuh.

"Minggir," kata saya dengan marah. Ia pergi, hati kecilnya hancur.

Saya tidak menyadari betapa kasarnya kata-kata saya kepadanya. Ketika saya berbaring di tempat tidur, dengan halus Tuhan berbicara padaku, "Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, etika kesopanan kamu gunakan, tetapi anak-anak yang engkau kasihi, sepertinya engkau perlakukan dengan sewenang-wenang.

Coba lihat ke lantai dapur, engkau akan menemukan beberapa kuntum bunga dekat pintu. "Bunga-bunga tersebut telah dipetik sendiri oleh anakmu; merah muda, kuning dan biru. Anakmu berdiri tanpa suara supaya tidak menggagalkan kejutan yang akan ia buat bagimu, dan kamu bahkan tidak melihat matanya yang basah saat itu."

Seketika aku merasa malu, dan sekarang air mataku mulai menetes. Saya pelan-pelan pergi ke kamar anakku dan berlutut di dekat tempat tidurnya,

"Bangun, nak, bangun," kataku. "Apakah bunga-bunga ini engkau petik untukku?"

Ia tersenyum, "Aku menemukannya jatuh dari pohon. Aku mengambil bunga-bunga ini karena mereka cantik seperti Ibu. Aku tahu Ibu akan menyukainya, terutama yang berwarna biru."

Aku berkata, "Anakku, Ibu sangat menyesal karena telah kasar padamu; Ibu seharusnya tidak membentakmu seperti tadi."

Si kecilku berkata, "Oh, Ibu, tidak apa-apa. Aku tetap mencintaimu."

Aku pun membalas, "Anakku, aku mencintaimu juga, dan aku benar-benar menyukai bunga-bunga ini, apalagi yang biru."

Apakah anda menyadari bahwa jika kita mati besok, perusahaan di mana kita bekerja sekarang bisa saja dengan mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan hari?

Tetapi keluarga yang kita tinggalkan akan merasakan kehilangan selama sisa hidup mereka. Mari kita renungkan, kita melibatkan diri lebih dalam kepada pekerjaan kita ketimbang keluarga kita sendiri, suatu investasi yang tentunya kurang bijaksana, bukan?

Jadi apakah anda telah memahami apa tujuan cerita di atas?
Apakah anda tahu apa arti kata KELUARGA? Dalam bahasa Inggris, KELUARGA = FAMILY.
FAMILY = ( F )ather ( A )nd ( M )other, ( I ), ( L )ove, ( Y )ou.

Perangkap Tikus

Sepasang suami dan istri petani pulang kerumah setelah berbelanja.
Ketika mereka membuka barang belanjaan, seekor tikur memperhatikan

dengan seksama sambil menggumam "hmmm...makanan apa lagi yang dibawa
mereka dari pasar??"


Ternyata, salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah Perangkap Tikus.
Sang tikus kaget bukan kepalang. Ia segera berlari menuju kandang dan
berteriak " Ada Perangkap Tikus di rumah....di rumah sekarang ada
perangkap tikus...."

Ia mendatangi ayam dan berteriak " ada perangkap tikus" Sang Ayam
berkata " Tuan Tikus..., Aku turut bersedih, tapi itu tidak berpengaruh
terhadap diriku"

Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak. Sang
Kambing pun berkata " Aku turut ber simpati...tapi tidak ada yang bisa
aku lakukan"

Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama. " Maafkan aku. Tapi
perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali"

Ia lalu lari ke hutan dan bertemu Ular. Sang ular berkata "

Ahhh...Perangkap Tikus yang kecil tidak akan mencelakai aku" Akhirnya
Sang Tikus kembali kerumah dengan pasrah mengetahui kalau ia akan
menghadapi bahaya sendiri.

Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara keras perangkap
tikusnya berbunyi menandakan telah memakan korban. Ketika melihat
perangkap tikusnya, ternyata seekor ular berbisa. Buntut ular yang
terperangkap membuat ular semakin ganas dan menyerang istri pemilik
rumah. Walaupun sang Suami sempat membunuh ular berbisa tersebut, sang
istri tidak sempat diselamatkan.

Sang suami harus membawa istrinya kerumah sakit dan kemudian istrinya
sudah boleh pulang namun beberapa hari kemudian istrinya tetap demam.

Ia lalu minta dibuatkan sop ceker ayam oleh suaminya. (sop ceker ayam
sangat bermanfaat buat mengurangi demam) Suaminya dengan segera
menyembelih ayamnya untuk dimasak cekernya.

Beberapa hari kemudian sakitnya tidak kunjung reda. Seorang teman
menyarankan untuk makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya
untuk mengambil hatinya.

Masih, istrinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia. Banyak
sekali orang datang pada saat pemakaman. Sehingga sang Petani harus
menyembelih sapinya untuk memberi makan orang-orang yang melayat.

Dari kejauhan...Sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan. Beberapa hari
kemudian ia melihat Perangkap Tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi.


SUATU HARI KETIKA ANDA MENDENGAR SESEORANG DALAM KESULITAN DAN MENGIRA ITU BUKAN URUSAN ANDA...PIKIRKANLAH SEKALI LAGI CERITA INi

Rabu, 28 April 2010

Nasihat Seorang Sahabat

Nasehat Seorang Sahabat

Sahabatku...
Janganlah kau cemberut saat merasa sedih, karena kau tidak tahu kapan seseorang suka pada senyummu. Mungkin bagi dunia, kau hanyalah seseorang. Tapi bagi seseorang, mungkin kau adalah dunia. Maka nikmatilah rasa sedihmu, dengan berfikir positif dan memanfaatkan apa yang kau miliki dengan lebih baik lagi agar besok menjadi sesuatu yang berguna dan lebih berarti.

Sahabatku...
Jika sampai saat ini kau masih sendiri, menjadi manusia paling sepi, janganlah kau merasa terpuruk dan rendah diri. Lihatlah, bukankah jari-jemarimu dipisahkan oleh sela-sela kosong? Ya, karena Tuhan tahu, bahwa suatu saat pasti akan ada yang mengisi kekosongan itu, menggenggam erat jemarimu dan berkata : "Aku akan selalu menjagamu dan akan selalu ada untukmu..."

Sahabatku...
Tuhan terlalu bijak, sehingga Ia menciptakan seorang sahabat tanpa harga sepeser pun. Karena jika Tuhan mematok harga, sungguh, aku takkan pernah sanggup membeli sahabat berharga seperti dirimu. Di dunia ini tak ada sesuatu yang sempurna, termasuk juga sahabatmu. Maka seburuk dan sebenci apa pun kau pada seseorang, berusahalah untuk meredamnya, lalu menasehatinya, karena bisa jadi saat sudah kau lepaskan, penyesalanmu menjadi sesuatu yang sia-sia. Ternyata begitu banyak kebaikan yang tidak kau lihat sebelumnya. Ternyata begitu banyak keindahan yang terlewat dan tak sempat kau nikmati bersamanya.

Sahabatku...
Setiap awal membuka mata, bersyukur adalah hal pertama yang harus kau lakukan, atas kehidupan yang telah memberikan kesempatan, atas keberadaan senyum dan semangat dari orang-orang yang menyayangi dan kau sayangi, serta atas keyakinan bahwa rentetan hari akan menjadi hari yang menakjubkan. Percayalah, hidup itu indah jika kita tahu bagaimana cara menjalaninya.

Sahabatku...
Tak ada yang lebih merindukan kita setulus kematian. Kita tidak bisa menjamin, 1 kali 24 jam setelah membaca goresan tak berarti ini, kita masih bisa bernafas. Maka Rasul pun bersabda : "Ada dua kenikmatan yang kebanyakan manusia tertipu oleh keduanya: kesehatan dan kesempatan". Selagi masih ada kesempatan dan kesehatan, berbuatlah, karena sekecil apapun yang kau yakini kebenaranya, ia akan tetap memiliki makna.

Sahabatku...
Konon, hidup ini cuma sesaat, maka jadikan ia lebih bermanfaat. Jika air mata adalah beban, jadikan senyum sebagai penawarnya. Jangan katakan apa yang kau ketahui, tapi ketahuilah apa yang kau katakan. Orang seringkali menilai dari apa yang mereka lihat, bukan dari apa yang mereka ketahui. Jadikan dirimu senyuman bagi sesama dan buatlah mereka selalu bahagia bila bersamamu....

Selasa, 27 April 2010

Carlah Tuhan dan Kebenarannya

..... CARILAH TUHAN DAN KEBENARANNYA .....

Ada begitu banyak orang saat ini putus asa menghadapi keadaan yang tidak menentu. Tidak tahu harus berbuat apa. Katanya sudah berdoa, berdoa dan berdoa tapi tetap saja tidak ada perubahan. Datang ke gereja menghadap pendeta minta didoakan, rajin datang ke persekutuan untuk mencari kedamaian, tapi sepertinya tidak ada jalan keluar untuk semua permasalahan yang ada, tidak ada damai sejahtera dan suka cita yang diperoleh, namun sebaliknya kehidupan semakin rusak. Adakah yang salah dari semuanya ini?

Yesus berkata dalam Matius 6:33, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Disini Tuhan Yesus menyampaikan kepada umat Tuhan agar jangan kuatir terhadap apapun juga mengenai hari esok dan terhadap masa depan kita. Tuhan Yesus mengajar dan mengajak kita agar mengutamakan Kerajaan Sorga dengan pengertian bahwa kita menyatu dengan-Nya, bersekutu dengan-Nya, mengetahui rancangan-rancanganNya bagi umat Tuhan dan ambil bagian dalam rencana-Nya Tuhan.

seringkali ketika datang ke gereja atau datang ke pendeta dan hamba Tuhan untuk minta didoakan, yang ada dalam benak kita adalah masalah yang ada segera selesai. kadang Kita tidak peduli mengenai Tuhan Yesus, kita tidak ingin mengetahui siapa Dia dengan lebih dalam, tidak ada perasaan di hati kita untuk lebih dekat lagi denganNya. Ketika berdoa kepada-Nya, sering kita mengkondisikan diri sendiri seperti pengemis di tengah jalan minta belas kasihan, minta ini, minta itu dan minta masalah kita segera dituntaskan. Hal ini dapat diibaratkan seperti seorang pegawai di sebuah perusahaan yang meminta bonus, meminta kenaikan gaji atau minta dipromosi, namun dia tidak pernah tahu bagaimana sistem bonus, sistem kenaikan gaji dan sistem promosi diberlakukan di perusahaan tersebut. Yang dia tahu hanya menuntut dan menuntut dan bahkan berdemonstrasi. Itu sebabnya pegawai tersebut menjadi putus asa dan stres. Tuhan Yesus meminta kita untuk lebih dari sekedar meminta. Dia ingin agar kita menjadi bagian dari Kerajaan Sorga, kita tinggal di dalam Dia dan Dia di dalam kita. ( Yohanes 6:56). Dia ingin agar kita menjadi anak Tuhan, sahabat Tuhan dan Dia tidak ingin kita jadi pengemis. Sebagai bagian dari Kerajaan Sorga, segala apa yang ada telah disediakan Tuhan bagi kita. Sebagai bagian dari Kerajaan Sorga, Tuhan menginginkan kita mengetahui rencana Tuhan atas kehidupan yang ada dan mengetahui bahwa apa yang Dia perbuat bagi kehidupan kita adalah baik. Raja Daud sudah menyaksikan sendiri bahwa Tuhan memelihara keturunan umat Tuhan dan dia tidak pernah melihat anak cucu umat Tuhan meminta-minta (Mzm 37:25). Kita perlu memahami bahwa Tuhan sudah menyediakan berkat di sekitar kita, Tuhan sudah menyediakan jalan keluar bagi permasalahan kita, Tuhan sudah menyediakan karir yang baik bagi pekerjaan kita, Tuhan sudah menyediakan jodoh sebagai teman hidup kita, Tuhan sudah menyediakan anak bagi kehidupan rumah tangga kita dan Tuhan sudah menyediakan segala sesuatu yang baik bagi kehidupan kita. Semua adalah bonus bagi kita apabila mau mencari Tuhan, mau menyatu dengan Dia dan setia berada di dalam Kerajaan-Nya. Oleh karena itu, carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui, masuklah dalam rancangan-Nya dan pahamilah jalan-jalanNya, maka semuanya akan ditambahkan padamu. Dengan mengetahui semuanya itu, maka tidak ada istilah bagi umat Tuhan untuk kata “putus asa dan stres”. Amin.

Senin, 26 April 2010

Kesadaran

Kesadaran. Yaitu sebuah sikap perhatian akan segala hal di sekitar kita dan hal yang kita lakukan. Dalam satu hari yang akan kita lewati apakah kita perhatian dengan kasih Tuhan Yesus yang begitu luar biasa?

Mungkin sewaktu kita bangun tidur, membuka mata kita, kita tidak sadar bahwa itu anugerah Tuhan kalau kita boleh hidup menjalani hari itu. Perhatian kita mungkin teralih dengan buru-buru ke sekolah atau hal lainnya.

Pada waktu hendak pergi dari rumah, mungkin kita tidak sadar bahwa rumah itu juga pemberian Tuhan kalau kita boleh tinggal disitu, lalu pada waktu pamitan / berbincang dengan orang tua kita, mungkin kita tidak sadar juga kalau orang tua kita itu sungguh telah memelihara dan berjasa dalam hidup anaknya meskipun dengan segala kekurangannya.
Seharian kita jalani dengan biasa-biasa saja, bertemu teman mungkin, berbicara, melakukan hal yang menyenangkan dan lain-lain.

Lalu mungkin kita tidak perhatian dengan apa yang kita lakukan dalam sehari itu, entah kesalahan dosa yang kita perbuat atau hal yang menyakiti hati orang lain. Kita cuek-cuek saja bahkan tidak minta ampun atas kesalahan kita pada Tuhan. Apakah baik seperti ini ataukah kita harus melakukan perubahan?
Tentunya sebuah perubahan, kita harus segera minta ampun dan meminta kepekaan dari Tuhan sendiri supaya apa yang kita lakukan itu tidak sia-sia.

Oleh karena itu mari kita peka terhadap hidup kita, apabila kita tahu itu merupakan berkat Tuhan, segeralah berterima kasih padaNya. Dan apa yang kita lakukan itu salah, segeralah minta ampun perbaikilah sifat dan sikap kita yang salah itu, karena Tuhan selalu menyediakan yang terbaik bagi kita.

Berkatalah seperti Ayub (13:23)
"Berapa besar kesalahan dan dosaku? Beritahukanlah kepadaku pelanggaran dan dosaku itu."

Dan berkatalah seperti Pemazmur (135 :3)
Pujilah TUHAN, sebab TUHAN itu baik, bermazmurlah bagi nama-Nya, sebab nama itu indah!

Marilah kita sensitif terhadap kasih dan dosa
God Bless~

Minggu, 25 April 2010

..... Cinta yang Tak Berkesudahan ....

Ada seorang pria yang memiliki kekasih yang sangat dicintainya dengan sepenuh hati. Apapun dilakukan demi menunjukkan rasa cintanya pada permata hatinya ini. Suatu saat, pria ini berkata kepada kekasihnya, "kekasihku, aku akan memberikan apapun yang kamu minta, asalkan aku menilai hal itu baik buatmu. Karena aku tidak ingin melihat engkau kecewa dengan pilihanmu yang salah".

Hari demi hari berlalu mengiringi perjalanan cinta mereka. Pria ini tak pernah memalingkan hatinya atau melupakan kekasihnya. Sementara sang wanita merasa berbahagia memiliki pria ini. Hingga suatu hari, wanita ini meminta sesuatu dari kekasihnya. Dia menginginkan sebuah kalung dengan berlian pada liontinnya. Ketika pia ini mendengar permintaan kekasihnya, dia menolak. Dia berkata," kekasihku, bukannya aku tidak mau atau tidak bisa membelikanmu kalung itu. Tapi sangat berbahaya bila engkau memakai kalung itu. Bila ada orang yang gelap mata, dia akan merampas kalung itu dan kalau itu terjadi, bukan hanya kamu yang celaka, aku juga akan sangat menderita melihatmu seperti itu. Aku hanya tidak mau kamu mendapat celaka". Tapi kekasihnya terus meminta kalung itu dan tidak mau mendengar nasehatnya. Akhirnya kalung itu pun dibeli dan dipakai oleh sang wanita.

Selang beberapa hari, apa yang ditakutkan oleh pria ini benar-benar terjadi. Ada 2 orang penjahat yang merampas kalung itu saat kekasihnya sedang mengendarai motor. Kalung itu pun terampas dan wanita ini terjatuh dari motornya. Mendengar berita ini,si pria langsung menemui kekasihnya, membawanya pulang dan mengobati lukanya. Dengan menangis, pria ini berkata," Mengapa engkau tidak mau menuruti kata-kataku? Engkau mendapat celaka seperti ini, aku merasa sepuluh kali lebih sakit daripadamu". Wanita ini menangis, dia menyesal dan berkata, "maafkan aku, aku bersalah padamu karena tidak mendengar perkataanmu dan menuruti keinginanku sendiri. Aku menyesal. Maukah engkau memaafkan aku?". Dengan penuh cinta kasih pria ini memeluk kekasihnya dan berkata, "Aku memaafkanmu sejak tadi, Aku bahagia karena aku bisa memelukmu dalam keadaan engkau masih hidup. Mulai sekarang, turutilah perkataanku karena aku tidak pernah akan membuatmu celaka". Kekasihnya mengangguk dan mereka menangis bahagia...

SOBAT.. Bukankah cerita itu mirip dengan hidup kita sehari-hari yang kita lewati bersama TUHAN? Tuhan adalah pria itu dan kita adalah sang wanita. Ketika awal kita mengenal DIA, kita berkobar-kobar dan melalui setiap detik dalam hidup dengan bahagia. Tetapi dengan berjalannya waktu, saat kita menginginkan sesuatu dan memohon padaNYA, seringkali permohonan kita tidak sesuai dengan kehendak TUHAN. Tapi kita terus memaksa dan merengek seperti anak kecil. Saat TUHAN benar-benar mengabulkan permohonan kita, belum tentu itu baik buat kita. Malah bisa-bisa kita kecewa karena menuruti keinginan kita sendiri. Saat itu terjadi, barulah kita ingat padaNYA, kita menyesal dan minta ampun.

Beruntunglah karena kita memiliki ALLAH yang Maha Pengampun. Dia tidak pernah menolak bila kita memohon ampun atas semua kesalahan dan kekerasan hati kita.
TUHAN tidak pernah meninggalkan kita. Tetapi seringkali kita yang meninggalkanNYA. Dan apa yang DIA lakukan? Dengan sabar DIA menunggu kita kembali padaNYA

SOBAT, ingatlah :
Saat kita berhenti melangkah jauh dariNYA, maka DIA tersenyum...
Saat kita menoleh padaNYA, maka DIA tertawa...
Saat kita berbalik padaNYA, maka DIA membuka kedua tanganNYA...
Saat kita melangkah 1 Langkah ke arahNYA, maka DIA akan BERLARI 1000 LANGKAH MENGHAMPIRI KITA....
Sungguh cintaNYA pada kita takkan pernah berkesudahan.