Selasa, 15 September 2009

Hubungan Yang Buang-buang Waktu

SINYAL2 UNTUK SEGERA MINGGAT DARI SEBUAH HUBUNGAN YG
BUANG2 WAKTU AJA

Menurut saya, perempuan harus mempertajam kepekaannya melihat apakah si lelaki hanya
take advantages dari sebuah hubungan atau tidak. Misalnya gini:

Ketika si gadis merasa digantung statusnya…nyambung enggak, putus juga enggak…
tapi dibilang gak pacaran juga pacaran…coz they do kisses. Atau misalnya dia selalu
memutuskan percakapan yg belum selesai dengan, “Eh, sorry, aku buru2 nih,
nanti aku telp lagi yach”… Kalo nemu yg kek gini, pikir2 lagi deh buat
nerusin hubungan kamu…daripada buang2 waktu, buang2 airmata, mending
tinggalin, temukan cintamu ditempat yang lain…

Kalo ada yang hanya saat2 tertentu saja kangen banget sama kamu. Misalnya tiba2
nongol dihadapan kamu, mengumbar gombalan ala Roman Picisan seperti, “Aku
kangen banget sama kamu, kangennnnnn banget. Sampe gak tahan pengen nyium
kamu, boleh gak???”. Lalu mulailah dia melakukan aktivitas yg cukup aktive
dan bikin perempuan yg biasanya emang sedang haus lalu klepek-klepek.

Kalo berhadapan dengan yg begini, pertajam intuisimu… (halahhh),
Kalo all he is after from you is SEKS… Lalu kemudian tiba2
menghilang selama seminggu berturut2… tanpa kabar berita… mending tinggalin
dech… Menurut saya, LAKI-LAKI YG SERIUS sama kamu, tidak
akan menghilang begitu saja dalam 7 hari, tanpa berusaha menghubungi
sekalipun.
Ada yg nanya…Kalo kangen gimana mbak…khan gak bisa diboongin kata hatinya.
Nahhh, kalo yg ini, gak ada yg bisa nolongin kamu my dear, kecuali dirimu
sendiri.

Buat saya, siapa lagi yg akan menghargai diri saya kalo bukan saya sendiri…Jadi kalo lelaki
tidak menghargai wanita, jangan buang buang waktumu...segera
angkat kaki dari kehidupannya. . All that he after from you is only FUN !!!Kalo dia hanya punya waktu sejam dalam seminggu untuk kamu…itupun hanya sekali artinya hubungan kalian tidak berarti apa2 buat dia.Dia gak pernah ngajak kamu nonton, kalopun
nonton bisa diitung dengan 1 tangan, itupun jari2nya masih lebih (alias
gak lebih dari 5x)Dia gak pernah ngajak kamu makan malam sama2, kalopun iya, paling cuma makan bakso abang2 yg lewat,
trus kalo papasan sama temen2nya dia gak pernah mau ngenalin kamu,
berusaha ngalihin pembicaraan supaya temennya gak nanya nama akmu… (kalo
gue langsung ngulurin tangan, “hallo, saya pacarnya A”, trus liat
reaksinya…kalo dia gelagapan minder, itu berarti dia malu org tahu elo pacarnya,…CABUT
AJA JENGGG…

Dia jarang banget mau nelpon kamu, biasanya
malah kamu yang nelpon melulu, SMS melulu… (well, actually, sama kek
makan, kalo kebanyakan di SMS… si cowok juga bisa enek kaliiii,
hehehe…So.. SMS sekali, sudah itu JAIM… jaga image kamu…
tunggu dia yg bales dulu…KALO LAKI2 CINTA… dia akan rela
melakukan apa saja untuk bisa mendengar suaramu, hihihi)Selalu
kamu yang memulai berkomunikasi lebih dulu, ngirim email, SMS, nitip
offline message di YM dsb… dan dia tidak merespon dengan baik…

I’m telling you my dear… LAKI-LAKI kek GINI gak pantes kamu harapin untuk bisa
sama-sama dengan kamu, menghabiskan sisa hari tuamu kelak… CABUT !!
Lelaki kalo sangat mengagumi seorang wanita pasti akan selalu menjalin komunikasi
secara konsisten dengan wanita yg dikaguminya itu.

Kalau lelaki sudah membatalkan janji secara sepihak dikencan
pertama… IT’s a BIG NO, my dear.. karena setahu gue, kalo
laki2 jatuh cinta, mereka biasanya yang justru begitu antusias untuk
bertemu dengan perempuan yg dia cintai.Kalo
dia selalu berlindung dibalik alasan “Sibuk banget, banyak banget
kerjaan”, sehingga dia
selalu menolak untuk bertemu dengan kamu, hmmm, sebaiknya jangan buang2 waktu terlalu lama dech…

Kalo laki2 SANGAT ingin bertemu dengan seorang wanita, dia bisa TIBA-TIBA punya
banyak waktu luang… PERCAYA DEHHH… so, kalo kek gini…
CABUTTTT... Kalaupun dia sangat sibuk, dia akan sangat spesifik dalam
memberikan waktu/janji kapan dia bisa menghubungi kamu lagi, atau kapan kamu bisa menghubungi dia lagi…misalnya,
“Aku meeting dulu yah, nanti aku telp balik jam 12.”… tapi kalo
di dia hanya bilang, “Gotta go now…, kapan2 saya telp lagi yahhh… tapi gak
ada waktu yg jelas, trus ketika kamu menghubungi dia kembali, dia
hanya menjawab, “Ntar aku telepon balik yah, lagi sibuk nih”...
tanpa kejelasan, bahakan setelah seminggu telah berlalu???…

INI NAMANYA GAK RESPEK sama kamu… MAU???…
Gue sih ogah, CABUTTT!!! Kalo dia bilang batre hapenya habis, gak ada sinyal atau
HP-nya ketinggalan dimobil atau dikantor, dan alasan ini sudah berkali2
dia jadikan alibi untuk tidak menerima telp dari kamu, atau tidak
menghubungi kamu… Hmmmm, percaya deh, DIA PASTI BOONG, gak JUJUR sama
kamu!!!, jangan buang2 waktu berantem dengan laki2
begini… Tinggalin ajah, kalo dia cinta, dia pasti ngejar2 loe lagi

Catatan
KAKI :

Jangan
biarkan laki2 mendapatkan semua apa yg dia mau dari kamu… KEENAKAN DONG DIA..
just for your informatin, ini berdasarkan diskusi dgn temen2 pas kuliah dulu,
dan buku2 yg pernah saya baca, Laki2
itu suka tantangan… Perempuan yg terlalu “AVAILABLE” biasanya
akan dimasukkannya dalam “waiting list”... dia akan
mencari tantangan melalui wanita lain. So, makanya jaman2 dulu tuh dikenal
Jinak2 merpati… Kita jauh dia mendekat… dideketin, dia menjauh… (Pssttt,
buat lelakimu penasaran, dan selalu merasa khawatir bahwa kamu gak akan ada
disana ketika dia ada… )

Kadang juga kalo hubungan sudah terlalu
nyaman dan familiar, gak ada Chemistry lagi yg terlibat didalamnya, bikin laki2
keenakan dan malas berusaha… Kadang ini juga yg menyebabkan satu hubungan tahu2
putus ditengah jalan, padahal udah ngabisin umur kita sekian tahun khan…

Kalo saya sich, yg penting… Cari pacar itu
gak usah macam2… Asal2an ajahh:

-
Asal punya Rumah

-
Asal punya pekerjaan tetap

-
Asal punya tanah warisan yg luas

-
Asal sodaranya gak banyak (biar
gak berebut)

-
Asal cakep

-
Asal badannya proporsional

-
Ini yg paling penting ASAL
SAYANG SAMA ELO… (ya iyalah, kalo gak sayang, ngapain
pacaran????)

Jumat, 04 September 2009

Mandikan Aku Bunda!!!

Di bawah ini adalah salah satu contoh tragis.

Sering kali orang tidak mensyukuri apa yang diMILIKInya sampai akhirnya....

Rani, sebut saja begitu namanya. Kawan kuliah ini berotak cemerlang dan
memiliki idealisme tinggi. Sejak masuk kampus, sikap dan konsep dirinya sudah
jelas: meraih yang terbaik, di bidang akademis maupun profesi yang akan
digelutinya. ''Why not the best,'' katanya selalu, mengutip seorang
mantan presiden Amerika.

Ketika Universitas mengirim mahasiswa untuk studi Hukum Internasional di
Universiteit Utrecht, Belanda, Rani termasuk salah satunya. Saya lebih
memilih menuntaskan pendidikan kedokteran.

Berikutnya, Rani mendapat pendamping yang ''selevel'';
sama-sama berprestasi, meski berbeda profesi.

Alifya, buah cinta mereka, lahir ketika Rani diangkat sebagai staf diplomat,
bertepatan dengan tuntasnya suami dia meraih PhD. Lengkaplah kebahagiaan
mereka. Konon, nama putera mereka itu diambil dari huruf pertama hijaiyah
''alif'' dan huruf terakhir ''ya'',
Jadilah nama yang enak didengar: Alifya.
Saya tak sempat mengira, apa mereka bermaksud menjadikannya sebagai anak
yang pertama dan terakhir.

Ketika Alif, panggilan puteranya itu, berusia 6 bulan, kesibukan Rani
semakin menggila. Bak garuda, nyaris tiap hari ia terbang dari satu kota ke
kota lain, dan dari satu negara ke negara lain.

Setulusnya saya pernah bertanya, ''Tidakkah si Alif terlalu kecil untuk
ditinggal-tinggal? '' Dengan sigap Rani menjawab, ''Oh, saya
sudah mengantisipasi segala sesuatunya. Everything is OK!'' Ucapannya itu
betul-betul ia buktikan. Perawatan dan perhatian anaknya, ditangani secara profesional
oleh baby sitter mahal. Rani tinggal mengontrol jadual Alif lewat telepon.
Alif tumbuh menjadi anak yang tampak lincah, cerdas dan gampang mengerti.

Kakek-neneknya selalu memompakan kebanggaan kepada cucu semata wayang itu,
tentang kehebatan ibu-bapaknya. Tentang gelar dan nama besar, tentang naik
pesawat terbang, dan uang yang banyak.

''Contohlah ayah-bunda Alif, kalau Alif besar nanti.'' Begitu
selalu nenek Alif, ibunya Rani, berpesan di akhir dongeng menjelang tidurnya.

Ketika Alif berusia 3 tahun, Rani bercerita kalau dia minta adik. Terkejut
dengan permintaan tak terduga itu, Rani dan suaminya kembali menagih
pengertian anaknya. Kesibukan mereka belum memungkinkan untuk menghadirkan
seorang adik buat Alif. Lagi-lagi bocah kecil ini ''memahami'' orang tuanya.
Buktinya, kata Rani, ia tak lagi merengek minta adik. Alif, tampaknya mewarisi
karakter ibunya yang bukan perengek. Meski kedua orangtuanya kerap pulang
larut, ia jarang sekali ngambek.

Bahkan, tutur Rani, Alif selalu menyambut kedatangannya dengan penuh ceria.
Maka, Rani menyapanya ''malaikat kecilku''.

Sungguh keluarga yang bahagia, pikir saya. Meski kedua orangtuanya super
sibuk, Alif tetap tumbuh penuh cinta. Diam-diam, saya iri pada keluarga ini.

Suatu hari, menjelang Rani berangkat ke kantor, entah mengapa Alif menolak
dim andi kan baby sitter. ''Alif ingin Bunda m andi kan,'' ujarnya penuh harap.
Karuan saja Rani, yang detik ke detik waktunya sangat diperhitungkan, gusar.
Ia menampik permintaan Alif sambil tetap gesit berdandan dan
mempersiapkan keperluan kantornya. Suaminya pun turut membujuk Alif
agar mau m andi dengan Tante Mien, baby sitter-nya. Lagi-lagi,
Alif dengan pengertian menurut, meski wajahnya cemberut.

Peristiwa ini berulang sampai hampir sepekan. ''Bunda, m andi kan aku!'' kian
lama suara Alif penuh tekanan. Toh, Rani dan suaminya berpikir, mungkin itu
karena Alif sedang dalam masa pra-sekolah, jadinya agak lebih minta
perhatian. Setelah dibujuk-bujuk, akhirnya Alif bisa ditinggal juga.

Sampai suatu sore, saya dikejutkan telponnya Mien, sang baby sitter.
''Bu dokter, Alif demam dan kejang-kejang. Sekarang di Emergency.''
Setengah terbang, saya ngebut ke UGD. But it was too late.
Allah sudah punya rencana lain. Alif, si malaikat kecil,
keburu dipanggil pulang oleh-Nya.

Rani, ketika diberi tahu soal Alif, sedang meresmikan kantor barunya. Ia
shock berat. Setibanya di rumah, satu-satunya keinginan dia adalah
mem andi kan putranya. Setelah pekan lalu Alif mulai menuntut, Rani
memang menyimpankomitmen untuk suatu saat mem andi kan anaknya sendiri.

Dan siang itu, janji Rani terwujud, meski setelah tubuh si kecil terbaring
kaku. ''Ini Bunda Lif, Bunda m andi kan Alif,'' ucapnya lirih, di
tengah jamaah yang sunyi. Satu persatu rekan Rani menyingkir dari sampingnya,
berusaha menyembunyikan tangis.

Ketika tanah merah telah mengubur jasad si kecil, kami masih berdiri
mematung di sisi pusara. Berkali-kali Rani, sahabatku yang tegar itu,
berkata, ''Ini sudah takdir, ya kan . Sama saja, aku di sebelahnya
ataupun di seberang lautan, kalau sudah saatnya, ya dia pergi juga kan ?'' Saya
diam saja.

Rasanya Rani memang tak perlu hiburan dari orang lain. Suaminya
mematung seperti tak bernyawa. Wajahnya pias, tatapannya kosong.
''Ini konsekuensi sebuah pilihan,'' lanjut Rani, tetap mencoba
tegar dan kuat. Hening sejenak. Angin senja meniupkan aroma bunga kamboja.

Tiba-tiba Rani berlutut. ''Aku ibunyaaa!'' serunya histeris,
lantas tergugu hebat. Rasanya baru kali ini saya menyaksikan Rani menangis, lebih-lebih
tangisan yang meledak. ''Bangunlah Lif, Bunda mau m andi kan Alif. Beri
kesempatan Bunda sekali saja Lif. Sekali saja, Aliiif..'' Rani merintih
mengiba-iba. Detik berikutnya, ia menubruk pusara dan tertelungkup di
atasnya. Air matanya membanjiri tanah merah yang menaungi jasad Alif. Senja pun makin tua.

-- Nasi sudah menjadi bubur, sesal tidak lagi menolong.

-- Hal yang nampaknya sepele sering kali menimbulkan sesal dan kehilangan
yang amat sangat.

-- Sering kali orang sibuk 'di luaran', asik dengan dunianya dan
ambisinya sendiri tidak mengabaikan orang-orang di dekatnya yang disayanginya. Akan
masih ada waktu 'nanti' buat mereka jadi abaikan saja dulu.

-- Sering kali orang takabur dan merasa yakin bahwa pengertian dan kasih
sayang yang diterimanya tidak akan hilang. Merasa mereka akan mengerti
karena mereka menyayanginya dan tetap akan ada.

-- Pelajaran yang sangat berharga.

Rabu, 02 September 2009

Saat-saat Indah


Terkadang ada saat-saat dalam hidup ketika engkau merindukan seseorang begitu dalam, hingga engkau ingin mengambilnya dari angan-anganmu, lalu memeluknya erat-erat !

Jangan percaya penglihatan; penglihatan dapat menipu.
Jangan percaya kekayaan; kekayaan dapat sirna.
Percayalah pada dia yang dapat membuatmu tersenyum.
............ Sebab hanya
senyumlah yang dibutuhkan untuk mengubah
hari gelap menjadi terang.
Carilah dia, yang membuat hatimu tersenyum.

Angankan apa yang engkau ingin angankan...
Pergilah kemana engkau ingin pergi...
Jadilah seperti yang engkau kehendaki.
Sebab hidup hanya satu kali dan engkau hanya memiliki satu kesempatan untuk melakukan segala hal yang engkau ingin lakukan.

Semoga engkau punya cukup kebahagiaan untuk membuatmu tersenyum.
Cukup pencobaan untuk membuatmu kuat.
Cukup penderitaan untuk tetap menjadikanmu manusiawi.
Dan cukup pengharapan untuk menjadikanmu bahagia.

Mereka yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki yang terbaik dari segala sesuatu.
Mereka hanya mengoptimalkan segala sesuatu yang datang dalam perjalanan hidup mereka.
Masa depan yang paling gemilang akan selalu dapat diraih dengan melupakan masa lalu yang kelabu.
Engkau tidak akan dapat maju dalam hidup hingga engkau melepaskan segala kegagalan
dan sakit hatimu.

Ketika pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain terbuka...tetapi, seringkali kita memandang terlalu lama pada pintu yang tertutup hingga kita tidak melihat pintu lain, yang telah terbuka bagi kita.

Ketika engkau dilahirkan, engkau menangis sementara semua orang di sekelilingmu tersenyum. Jalani hidupmu sedemikian rupa, hingga pada akhirnya engkaulah satu-satunya yang tersenyum sementara semua orang di sekelilingmu menangis.

Jangan hitung tahun-tahun yang lewat, hitunglah s aat-saat yang
indah ..
HIDUP TIDAK DIUKUR DENGAN BANYAKNYA NAPAS YANG KITA HIRUP melainkan DENGAN SAAT-SAAT DIMANA KITA MENARIK NAPAS BAHAGIA.

Kirimkan pesan ini :
*. kepada mereka yang berarti bagimu (aku baru saja melakukannya) ...
*. kepada mereka yang menyentuh hidupmu dengan suatu atau lain cara...
*. kepada mereka yang membuatmu tersenyum ketika engkau sungguh membutuhkannya. ..
*. kepada mereka yang membuatmu melihat sisi baik dari segala hal ketika engkau jatuh...
*. kepada mereka yang persahabatannya engkau hargai...
*. kepada mereka yang begitu berarti dalam hidupmu.

Jika engkau tidak mengirimkannya, janganlah khawatir.. tak ada hal buruk yang akan menimpamu... hanya saja engkau kehilangan satu kesempatan untuk menyemarakkan hari seseorang dengan pesan ini!!!

Selasa, 01 September 2009

Harapan


Jangan pernah berhenti berharap. Apapun itu
Teruslah berharap karena dengan segala harapan kita akan tetap kuat
menapaki jejak-jejak kehidupan

Memang tidak mudah.....
Adakalanya satu harapan tak terwujud
Dan membuat kita terjatuh.
Tapi tetaplah berdiri......
Walau dengan langkah yang goyah.
Janganlah berhenti berharap

Ketika tangisan dan derai air mata mengahru biru
Ketika rasa sakit membabi buta
Ketika kaki-kaki kehidupan retak dan mulai patah
Tetaplah teguh untuk terus berharap
Jangan pernah lelah............
Jangan pernah menyerah

KARENA

Harapan akan indah tepat pada waktunya

LOmba Sail Your Hope DIPERPANJANG

Sail Your Hope!

Kabar gembira buat kamu yang belum ikutan. Kompetisi Sail Your Hope
diperpanjang hingga 6 September 2009. Pemenang akan diumumkan 7
September 2009 melalui facebook Bentang Pustaka dan mailinglist.

Syaratnya mudah sekali:

- Tuliskan harapan paling besar dan paling berarti dalam hidupmu
beserta alasannya dalam sebuah note/catatan di akun facebook-mu.

- Panjang tulisan minimal 500 karakter dengan spasi.

- Cantumkan kaver buku "PERAHU KERTAS" di dalam note kamu. Kaver bisa diunduh di http://www.4shared. com/file/ 127501155/ a0b2118b/ dee_cover. html

- Tag minimal sepuluh (10) temanmu dan akun Bentang Pustaka (agar kami bisa mengetahui isi note kamu).

- Note yang tidak memenuhi syarat-syarat tersebut akan otomatis gugur.

Harapan yang paling inspiratif akan berhak untuk mendapatkan bingkisan dari Bentang Pustaka:

- 5 harapan terbaik I akan mendapatkan edisi pertama Perahu Kertas bertanda tangan Dee

- 20 harapan terbaik II akan mendapatkan kaus cantik Perahu Kertas

- 10 harapan terbaik III akan mendapatkan paket buku Bentang Pustaka

Mari berbagi harapan yang layak untuk diperjuangkan dan diwujudkan. Layarkan harapan terbesarmu dalam hidup ini!

Trailer Perahu Kertas bisa dilihat di http://www.youtube. com/watch? v=zVjz2PNf84g atau di facebook Bentang http://www.facebook .com/video/ video.php? v=1128077202173

Dapatkan segera di toko-toko buku terdekat mulai 29 Agustus 2009

Dapatkan juga edisi khusus bertanda tangan. STOK TERBATAS!

MIZAN MEDIA UTAMA Bandung: Telp.: 022-7815500, Faks.: 022-7802288 –
Jakarta:Telp. : 021-7874455, 021-78891213 Faks: 021-7864272 – Bogor:
Telp.: 0251-8318344 – Surabaya: Telp.: 031-8281857, 031-60050079,
Faks.: 031-8289318 – Pekanbaru: Telp.: 0761-20716, 0761-29811, Faks.:
0761-20716 – Medan: Telp./Faks.: 061-7360841 – Makassar: Telp./Faks.:
0411-873655 – Malang: Telp./Faks.: 0341-567853 – Palembang:
Telp./Faks.: 0711-815544 – Yogyakarta: Telp.: 0274-885485, Faks.:
0274-885527 – Serang: Telp./Faks.: 0254-214254 – Bali: Telp./Faks:
0361-482826

PT BENTANG PUSTAKA Jl. Pandega Padma No. 19 Yogyakarta 55284 Indonesia Phone 62-274-517373 Fax 62-274-541441 www.mizan.com www.klub-sastra- bentang.blogspot .com www.cpublishing. blogspot. com

Senin, 31 Agustus 2009

Perbedaan PRIA dengan COWOK

ini aku dapat email dari teman, pengen tau apa sih perbedaannya antara Pria (P) dengan Cowok (C)

P : Tahu jelas lima tahun lagi ia mau jadi apa
C : Tidak jelas lima menit lagi ia mau berbuat apa
P : Jago membuat wanita merasa tenang
C : Jago membuat cewek merasa senang
P : Bacaannya Jhon Grisham, mainannya golf, tontonannya CNN
C : BacaannyaHarry Potter, mainannya bilyar, tontonannya MTV
P : Sebelum umur 30 sudah banyak uang
C : Sebelum umur 30 sudah banyak dosa
P : Seimbang antara penghasilan dan pemasukan
C : Seimbang antara hutang dan pembayaran minimum
P : Mendukung emansipasi wanita, tapi tetap membayari bon makan wanita
C: Mendukung emansipasi wanita dengan membiarkan wanita bayar sendiri
P : Punya akuntan, penjahit dan dokter langganan
C : Punya salon, kafe dan bengkel langganan
P : Meminta Anda nimbrung ngobrol kalau mamanya menelepon
C : Pura-pura Anda tidak bersamanya jika mamanya menelepon

P : Putus dengan pasangannya sambil berjabatan tangan dan mengakui
sulitnya menjembatani perbedaan antar mereka berdua,diiringi ucapan,
“Kita tetap bisa berteman selamanya.”

C : Putus dengan pasangannya sambil kabur dari rumah, merokok berbatang
-batang, plus ucapan, “Jangan undang aku kepernikahanmu nanti!”
P : Mencintai wanita 10 % pada pertemuan awal dan meningkat terus
C : Mencintai wanita 100 % pada pertemuan awal dan menurun terus
P : Berpikir dewasa seperti orang usia 40 tahun saat berusia 17 tahun
C : Berpikir kekanakan seperti orang usia 17 tahun saat berusia 40tahun
P: Bisa menang hanya dengan otak dalam konflik
C: Cuma bisa ngamuk, adu mulut, n adu otot kalo konflik
P : Mikirnya “Aku masih kurang pengetahuan, harus belajar lebh banyak”
C : Mikirnya “Aku yang terhebat di muka bumi, siapapun aku hadapin !!!”
P: Otak no 1, digabungin otot kalo kepaksa
C: Otot no 1, ditambah otak kalo punya

BUKU TABUNGAN

Priya menikah dengan Hitesh. Pada pesta pernikahan,
ibu Priya memberinya sebuah buku tabungan. Di dalamnya
berisi tabungan sejumlah Rs.1000 (Rp 246.000). Dia
berkata, "Priya, terimalah buku tabungan ini. Gunakan
sebagai buku catatan dari kehidupan pernikahanmu. Jika
ada satu peristiwa bahagia atau yang bisa dikenang,
masukkan sejumlah uang tabungan di dalamnya. Tulis
kejadian yang kamu alami di baris catatan yang ada di
sampingnya. Semakin besar kenangan terhadap peristiwa
itu, masukkan uang tabungan yang lebih besar. Ibu
sudah melakukan di awal pernikahanmu ini.. Lakukan
selanjutnya bersama Hitesh. Saat kamu melihat kembali
tahun-tahun yang telah berlalu, kamu akan mengetahui
betapa bahagianya kehidupan pernikahan yang kamu
miliki."

Priya memberitahukan hal ini kepada Hitesh
setelah
pesta usai. Mereka berdua setuju bahwa ini adalah ide
yang sangat bagus dan mereka tidak sabar menanti
saatnya untuk memasukkan tambahan uang tabungan ke
dalam buku itu.

Ini yang mereka lakukan setelah beberapa waktu :
- 7 Februari : Rs 100 (Rp 24.600), perayaan ultah
pertama untuk Hitesh setelah menikah.
- 1 Maret : Rs 300 (Rp 73.800), gaji Priya naik
- 20 Maret : Rs 200 (Rp 49.200), berlibur ke Bali
- 15 April : Rs 2.000 (Rp 492.000), Priya hamil
- 1 Juni ; Rs 1,000 (Rp 246.000), Hitesh dipromosikan
... dan seterusnya ...

Akan tetapi setelah beberapa tahun berlalu, mereka
mulai beradu pendapat dan bertengkar untuk hal-hal
yang sepele. Mereka saling diam. Mereka menyesal telah
menikahi orang yang paling buruk di dunia
... tidak
ada lagi cinta ... sesuatu yang sangat tipikal di masa
ini.

Suatu hari Priya berkata pada ibunya, "Ibu, kami tidak
bisa bertahan lagi. Kami setuju untuk bercerai. Saya
tidak bisa membayangkan bagaimana saya telah
memutuskan menikah dengan orang ini !"

Ibunya menjawab, "Baiklah, apa pun yang kamu ingin
kerjakan kalau sudah tidak bisa bertahan. Tetapi
sebelum kamu melangkah lebih jauh, tolong lakukan
hal
ini. Ingat buku tabungan yang ibu berikan saat pesta
pernikahan kalian? Ambil semua uangnya dan belanjakan
sampai habis. Kamu tidak bisa terus menyimpan catatan
di buku tabungan itu untuk sebuah pernikahan yang
buruk."

Priya berpikir bahwa itu benar. Jadi dia pergi ke
bank, menunggu di antrian dan berencana menutup buku
tabungan itu. Ketika menunggu, dia melihat catatan
yang ada di buku tabungan di tangannya. Dia melihat,
melihat, dan melihat.
Kemudian ingatan akan semua
kebahagiaan dan sukacita di masa-masa yang telah lewat
muncul kembali di pikirannya. Air mata menggenang dan
berurai di pipinya. Kemudian dia bergegas meninggalkan
bank dan pulang.

Ketika sampai di rumah, Priya memberikan buku tabungan
itu pada Hitesh, dan memintanya untuk memasukkan
sejumlah uang ke tabungan itu sebelum mereka bercerai.

Hari esoknya, Hitesh mengembalikan buku tabungan itu
pada
Priya. Dia menemukan tambahan tabungan sebesar Rs
5000 (Rp 1.230.000) dengan catatan di dalam buku
tabungan: 'Ini adalah hari dimana saya menyadari
betapa saya mencintaimu sepanjang tahun-tahun yang
telah kita lewati. Betapa besar kebahagiaan telah kamu
bawa untukku." Mereka berdua berpelukan dan menangis,
dan meletakkan buku tabungan itu kembali di tempat
semula.

Anda tahu berapa uang yang terkumpul saat mereka
pensiun? Saya tidak bertanya pada mereka. Saya percaya
uang bukan masalah lagi setelah mereka berhasil
melalui tahun-tahun yang indah di sepanjang kehidupan
pernikahan mereka.

* * * * *

"Saat engkau jatuh, jangan melihat tempat di mana kamu
jatuh, tetapi lihatlah tempat di mana kamu mulanya
tergelincir. "

= Hidup adalah memperbaiki kesalahan-kesalahan =